Krisis Pangan Mengancam Masa Depan?

 NAMA: FATHIA SYAIRA FARADILLA

KELAS: XII IPA 4

MEMPRODUKSI TEKS ARTIKEL BERTEMA MASA DEPAN


“Krisis Pangan Mengancam Masa Depan?”


Berbagai peristiwa gagal panen akibat cuaca ekstrem semakin sering ditemukan. Kenaikan suhu global mengakibatkan kondisi cuaca yang tidak menentu. Tak hanya itu, hampir di berbagai wilayah mengambil alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pembangunan yang tidak memperhatikan aspek lingkungan, sehingga mengakibatkan berkurangnya luas lahan pertanian. Kondisi seperti ini sangat mengancam kondisi krisis pangan di masa depan.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menilai angka krisis pangan cukup mengkhawatirkan. Diperkirakan 179-181 juta orang di 41 negara akan menghadapi krisis pangan.

Krisis pangan, energi, keuangan dengan cepat menjadi bagian dari realitas dunia dan Rusia serta Ukraina memiliki posisi yang cukup penting dalam rantai pasok pangan dan energi global. Sehingga, lonjakan harga pangan dan energi tidak dapat dihindari akibat perang antara Rusia dan Ukraina.

Indeks harga pangan naik 20,8% dari tahun sebelumnya dan sempat mencapai titik tertinggi pada Maret 2022. Harga minyak mentah menembus angka 12 USD per barel. Harga energi meningkat 50% dibanding tahun lalu. Di Eropa, harga gas bahkan meningkat 10 kali lipat jika dibandingkan tahun 2022. Sementara pupuk dunia meningkat 2 kali lipat dibandingkan rata-rata 10 tahun terakhir.

"Inflasi mencapai 8,7% di negara berkembang dan income per kapita, inflasi ini angka rata-ratanya begitu, tetapi ibu bapak, di beberapa negara berkembang, angkanya sangat-sangat tinggi," kata Menlu Retno.

Apa yang akan terjadi jika ketahanan pangan terganggu? Jika krisis pangan terjadi, stabilitas negara akan terganggu. Dampaknya kekurangan pangan dapat dirasakan secara langsung karena dapat memicu kelaparan, kemiskinan, dan kurangnya gizi pada generasi muda.

Untuk mengatasi krisis pangan dapat dilakukan dengan meningkatkan penambahan nutrisi pangan meningkatkan ketersediaan bahan pangan dengan harga yang stabil dan keberlanjutan. Selain itu, pemerintah juga seharusnya meningkatkan sumber daya manusia di sektor pertanian dengan mengajak anak-anak muda untuk meningkatkan minatnya terhadap dunia pertanian dan pangan agar krisis pangan di masa depan dapat diminimalisir.


Komentar